Profile

Join date: Aug 10, 2022

About

Langkah Menahan Kartu Credit dan Debet Dibajak Orang



Apa kamu punyai kartu credit? kamu tentunya punyai kartu debet atau kartu ATM? Bila iya, karena itu kamu harus waspada dalam pemakaian ke-2 kartu itu. Karena, jaman saat ini ramai kejahatan cyber (siber crime) jika kamu tidak waspada dan siaga, kamu menjadi korban.


Kita mengetahui jika kartu credit dan kartu debet menjadi alat transaksi bisnis yang sering dipakai setiap hari. Malah terkadang seringkali kamu pakai daripada uang kontan karena lebih ringkas. Sayang, dibalik semua keringanan yang dijajakan dalam pemakaian kartu credit dan debet ini rupanya pemakai transaksi bisnis non-tunai / cashless rawan dicari oleh penjahat cyber.


Tentu saja, yang dicari ialah beberapa data atau info individu yang ada dalam kartu-kartu itu. Jika data personal perbankan kamu di curi penipu atau peretas, mereka dapat memakai data itu untuk kuras uangmu.


Modus kejahatan cyber seperti perampokan beberapa data individu bermacam, ibaratnya mereka akan bersandiwara memakai beberapa data kamu untuk menyaru sebagai dirimu lalu ambilahli semua transaksi bisnis online, dimulai dari perbankan dan lain-lain. Pokoknya, mereka akan kuras harta / uang yang ada dalam rekening atau beli suatu hal yang paling mahal dengan kartu credit dan membuat kamu membayarnya.


Kejahatan cyber yang terkait dengan kartu credit dan kartu debet dikenali warga sebagai pembajakan kartu. Ada banyak tehnik dan istilah untuk kejahatan pembajakan data kartu ini, salah satunya phishing dan skimming, yang pada intinya sama mengambil data kartu credit atau debet. Agar kamu tidak jadi korban pembajakan kartu credit atau debet, lebih bagus kita baca modus penipuannya dan langkah menghindarnya, seperti pembahasan komplet dari www.subzeroautomotive.com.


Pemahaman Phishing dan Skimming

Phishing ialah perampokan beberapa data atau info individu yang karakternya penting seperti nama, e-mail, nomor rekening/kartu credit, PIN kartu ATM, PIN  kartu credit, code OTP, sampai code CVV (3 digit nomor ada di belakang kartu credit). Skimming atau terkenal dengan card skimming ialah tehnik penipuan online yang dipakai untuk menjebol kartu ATM/kartu credit dengan tempatkan alat terselinap pada mesin ATM atau mesin  EDC buat merekam beberapa data pemilik kartu dari strip magnetik kartu ATM/credit.


Selanjutnya, data yang sudah diculik atau dibajak itu akan digunakan oleh pembajaknya untuk kuras isi rekening bank kamu atau belanja dengan memakai beberapa data kamu. Atau ini kerap disebutkan penipu akan ambilahli semua kegiatan perbankan kamu dengan bersandiwara sebagai kamu. Berikut daftar beberapa data yang penting kamu menjaga kerahasiaannya supaya tidak diretas penipu.


• Data individu (nama, alamat, e-mail, nomor smartphone, nama orangtua (ibu kandung), tanggal lahir dan lainnya)

• Data jati diri (KTP, SIM, KK, NPWP dan lain beberapaya)

• Data bank atau mobile banking (nomor rekening, username, sandi, code OTP (one-time sandi))

• Data kartu debet (nomor kartu ATM dan PIN) dan data kartu credit (nomor, pin, tipe kartu, nomor ada di belakang kartu credit, dan beberapaya)

• Data account e-commerce, dompet digital dan paylater (username, sandi dan code OTP)


Modus Penipuan Pembajakan Kartu Credit dan kartu Debet

Saat sebelum ketahui trik dan tips untuk menahan kartu credit atau kartu debet/ATM kamu dibajak seseorang, sebaiknya kamu lebih dulu memerhatikan apa langkah yang kerap dipakai oleh pembajak kartu untuk mengambil data kamu, yakni:


1. Penipuan Lewat Internet (online)

Dalam berbisnis online, pemilik kartu tak perlu memakai kartunya secara fisik (card not present atau CNP) dan tak perlu membubuhkan tanda-tangan. Maka kamu perlu waspada saat berbisnis online, misalkan kegiatan internet banking atau berbelanja online di e-commerce.


Situs dengan keamanan tidak mencukupi akan digunakan oleh pembajak untuk mengambil data identitas kartu yang ditempatkan orang yang berbisnis di Internet memakai sarana CNP itu.


Masalahnya dengan dengan modal data seperti nomor kartu, code CVV dan bocornya code OTP, penipu dapat lakukan transaksi bisnis kuras rekening kamu di internet secara mudah.


2. Penipuan Lewat Telephone atau E-mail

Langkah ini benar-benar terkenal dan umum terjadi. Pembajak akan mengontak kamu lewat telephone atau e-mail dengan akui dari faksi bank penerbit kartu credit atau kartu debet. Modusnya, penipu minta kerja sama kamu untuk maksud mengupdate beberapa data bank, mekanisme bank kembali up-date, ada permasalahan dengan rekening atau kartu credit kamu, sampai ada informasi menang hadiah beberapa ratus juta tanpa diundi, Simak lebih lanjut ulasan berikut di website http://www.gogo-billiards.com.


Hal seperti ini terang ialah scam alias penipuan. Perlu kamu kenali jika bank tidak pernah minta data nasabah lewat telephone, e-mail, SMS, WhatsApp, DM  (direct message/ pesan di media sosial) atau surat-menyurat. Bila kamu layani telephone/e-mail seperti ini dengan memberi data personal perbankan kamu, karena itu kemungkinan besar kartu credit atau kartu debet kamu beresiko dibajak penipu.


3. Penipuan Lewat Survey Online Atau Telephone

Terkadang pembajak akan manfaatkan sarana telephone atau internet untuk mengarang survey yang buntut-buntutnya akan minta data keuangan kamu, misalkan terkait dengan kartu credit atau debet. Pembajakan data kartu credit atau debet berlagak survey ini harus juga dicurigai.


4. Penipuan Tempatkan Alat Phishing (berbentuk chip di lubang kartu mesin ATM (Skimming))

Mesin ATM termasuk juga alat yang kerap dicari oleh pembajak kartu ATM atau kartu credit. Triknya bajak data pemilik kartu dengan tempatkan alat simpel berwujud chip di lubang tempat masukkan kartu ATM yang hendak merekam data kamu dari kartu yang kamu masukan.


Disamping itu umumnya pembajak akan tempatkan camera kecil di salah satunya segi mesin ATM untuk merekam saat tangan kamu menekan code PIN. Dengan begitu mereka telah memperoleh data personal sekalian PIN kartu kamu. Maka kehahui modus classic ini supaya kamu dapat waspada.


Panduan Menahan Pembajakan Kartu Credit/Debet

Jadi apa trik dan tips untuk menahan kartu credit atau kartu debet/ATM kamu dibajak seseorang dan disalahpergunakan? Baca langkah aman berbisnis dengan kartu debet atau kartu credit berikut:  


Panduan Untuk Pemilik Kartu Credit

Bila kamu mempunyai kartu credit, kamu perlu memerhatikan beberapa hal berikut supaya terbebas dari usaha pembajakan identitas kartu kamu:


Taruh Bon Transaksi bisnis Terkini Kartu Credit

Setiap kamu berbisnis dengan memakai kartu credit, kamu akan terima bon bukti transaksi bisnis yang perlu diletakkan, tentu saja taruh di lokasi yang aman dan tidak gampang dijangkau seseorang.


Jika kamu terima bon berbentuk e-mail, karena itu kamu dapat mengambilnya dan menyimpan secara baik. Maksudnya, bila diketemukan transaksi bisnis yang tidak sesuai dengan, kamu dapat selekasnya mengontak faksi bank untuk lakukan verifikasi. Lantas, sesudah bill lunas dibayarkan, bon/bukti bill itu dapat kamu hancurkan atau hapus dari e-mail.


Highlight:


Selalu Check dengan Cermat Bill Kartu Credit

Arah pengecekan bill kartu credit dengan cermat tiap bulannya ialah supaya jika ada kegiatan transaksi bisnis pembayaran/pembelian yang tidak kamu kerjakan, kamu dapat selekasnya melapor ke faksi bank penerbit kartu credit untuk minta keterangan.


Selekasnya Hancurkan Helai Bill Kartu Credit Sesudah Pembayaran

Sesudah kamu bayar bill yang tercantum pada helai bill kartu credit kamu untuk bulan itu, kamu seharusnya selekasnya menghancurkan helai bill itu karena bila diketemukan orang yang lain punya niat jahat, nomor kartu dan info yang lain tercantum beberapa helai bill itu bisa disalahpergunakan.


Selekasnya Blokir Kartu Credit Bila Lenyap

Jika kamu kehilangan kartu credit, kamu harus selekasnya mengontak bank penerbit kartu credit itu untuk minta supaya kartu credit itu dikunci. Bila kamu tidak selekasnya memblok kartu credit yang lenyap itu, karena itu kartu credit kamu itu beresiko dibajak bila diketemukan oleh orang yang punya niat jahat.


Aktifkan Service Pemberitahuan dari Bank Lewat Telephone Selular

Supaya kamu bisa selalu mengawasi kegiatan transaksi bisnis kartu credit kamu, kamu seharusnya aktifkan service pernyataan transaksi bisnis dari bank penerbit kartu credit lewat telephone selular.


Setiap ada transaksi bisnis memakai kartu credit itu, faksi bank akan mengirim SMS pemberitahuan berkenaan transaksi bisnis itu. Bila kamu menukar nomor handphone, seharusnya selekasnya lakukan penyempurnaan data nomor handphone kamu dengan mengontak bank penerbit kartu credit kamu.


Selalu Siaga saat Lakukan Transaksi bisnis Online dengan Kartu Credit

Saat lakukan transaksi bisnis berbelanja online atau transaksi bisnis yang lain dengan memakai kartu credit, umumnya faksi toko atau usaha online mewajibkan kamu masukkan data dan info tambahan untuk pastikan kartu credit itu betul punya kamu.


Check selalu alamat situsnya telah betul atau mungkin tidak, dan yakinkan keaslian program berbelanja online/situs berbelanja online agartidak jadi korban pembajakan kartu credit. Memakai kartu credit untuk belanja di website berbelanja online yang kelihatan tidak dapat dipercaya tidak disarankan karena kurang terjaga keamanannya.


Menjaga Kerahasiaan CVV dan PIN Kartu Credit

Buat pemilik kartu credit, membuat perlindungan beberapa data individu kartu credit itu penting hukumnya. Menjaga kerahasiaan data penting seperti CVV, PIN, tanggal expired kartu credit, nomor KTP dan ibu kandungan. Yang paling penting, jangan sampai bagi nomor PIN kartu credit dan CVV ke siapa saja.


Panduan Untuk Pemilik Kartu Debet

Dalam pada itu untuk kamu yang mempunyai kartu debet atau kartu ATM, lihat panduan berikut ini dari HSFD supaya aman dalam memakai kartu kamu itu dan terlepas dari tindakan pembajakan.


Perlakukan PIN Kartu Debet/ATM sebagai Info Rahasia

Untuk keamanan lebih, kamu seharusnya teratur mengganti PIN kartu debet, minimal 2x pada sebuah tahun. Lantas, hal yang lebih bernilai kembali, rahasiakan PIN kamu. Bila kamu susah ingat dan harus menulisnya, taruh catatan code PIN kamu di lokasi yang terpisah dari kartu debet atau kartu ATM agar yang tidak gampang dijangkau seseorang.


Selekasnya Blokir Kartu Debet bila Lenyap

Sama sebagaimana untuk kartu credit, bila kamu kehilangan kartu debet atau kartu ATM karena itu kamu harus selekasnya mengontak faksi bank penerbit kartumu supaya faksi bank langsung memblok kartu itu secara tetap. Selanjutnya kamu dapat bertandang ke kantor cabang bank itu untuk mengurusi kartu debet/ATM alternatif.


Pakai Mesin ATM yang Berada di Tempat Aman

Jika kamu ingin menarik uang kontan atau lakukan transaksi bisnis lain di mesin Anjungan Tunai Berdikari (ATM), seharusnya kamu pilih mesin ATM yang berada di lokasi yang aman, jika dapat di dekat kantor cabang bank penerbit kartu itu atau yang ada petugas penjaganya. Selekasnya kontak faksi bank atau keamanan jika ada permasalahan.


Check Lubang ATM Saat sebelum Masukan Kartu ATM

Triknya dengan menggoyang sisi itu dan yakinkan lubang kartu ATM melekat dengan kuat. Bila ada chip alat rekam yang terpasang pembajak, umumnya cuma direkatkan dengan lem atau selotip hingga gampang terlepas. Bila mesin ATM itu kamu kira meresahkan, selekasnya adukan ke petugas berkuasa atau mencari ATM yang lain lebih memberikan keyakinan.


Selalu Tutupi Tombol-Tombol saat Masukkan Code PIN di ATM

kamu selalu harus waspada ada camera terselinap yang terpasang pembajak untuk merekam PIN kamu. Karenanya pastikanlah kamu selalu tutupi tangan kamu saat masukkan code PIN.


Taruh Bukti Transaksi bisnis Kartu Debet

Bila kamu selalu simpan bukti transaksi bisnis kartu debet/ATM kamu, karena itu kamu dapat mencocokkannya dengan data yang tercantum pada buku tabungan kamu. Bila ada yang tidak pas, kamu dapat selekasnya memberikan laporan ke faksi bank untuk dilaksanakan penyidikan.


Menjaga Data Individu dengan Baik

Bila kamu menyimak panduan yang dirinci di atas, pasti akan mengecilkan peluang kartu credit atau debet kamu dibajak dan disalahpergunakan. Ketelitian dan kesiagaan dalam pemakaian kartu credit dan kartu debet pasti membuat lancar kegiatan berbisnis kamu. Mudah-mudahan sekarang kartu credit dan debet kamu aman dari pembajakan.


Inspirasi:

ZeroAutomotive

More actions